Virtual tour adalah investasi pemasaran yang kuat, dan seperti investasi lainnya, Anda berhak tahu hasilnya. Mengukur Return on Investment (ROI) dari virtual tour lebih mudah dari yang Anda kira. Berikut adalah beberapa metrik kunci yang bisa Anda lacak:
1. Analitik Website (Google Analytics)
- Dwell Time: Lihat berapa lama rata-rata pengguna berada di halaman yang memiliki virtual tour dibandingkan halaman lain. Peningkatan signifikan menunjukkan engagement yang lebih tinggi.
- Bounce Rate: Halaman dengan virtual tour cenderung memiliki bounce rate yang lebih rendah, artinya lebih banyak pengunjung yang tertarik untuk menjelajah lebih jauh.
2. Peningkatan Kualitas Prospek
- Lacak jumlah pertanyaan atau permintaan kunjungan fisik. Anda akan menemukan bahwa prospek yang datang setelah melihat virtual tour biasanya lebih berkualitas dan lebih dekat dengan keputusan pembelian.
- Hitung berapa jam kerja yang dihemat oleh tim penjualan Anda karena tidak lagi melayani prospek yang tidak serius.
3. Metrik Konversi Langsung
- Jika Anda bisnis F&B atau perhotelan, lacak peningkatan reservasi online setelah tour diluncurkan.
- Untuk e-commerce, gunakan Hotspot Tags yang tertaut ke produk dan pantau berapa banyak klik atau penjualan yang berasal dari dalam tour.
4. Jangkauan dan Kesadaran Merek
- Lihat berapa banyak tour Anda dibagikan di media sosial.
- Analisis dari lokasi geografis mana saja pengunjung tour Anda berasal, menunjukkan jangkauan pasar baru.
Dengan melacak metrik-metrik ini, Anda akan melihat bahwa virtual tour bukanlah biaya, melainkan mesin penghasil prospek yang bekerja tanpa henti.